Jenis Bahan Pada Kertas Transfer Sablon Digital

Bahan Kertas Tranfer

Ada yang mengira jika sablon digital hanya berbentuk itu-itu saja, tidak seperti sablon manual yang bayak variasinya seperti sablon beludru, glow in the dark, dll. Sebenarnya sama saja dengan sablon manual yang variasinya terletak pada jenis cat-cat sablon (untuk jenis cat sablon dapat dilihat di artikel “jenis cat sablon”), maka sablon digital pun banyak variasinya namun bukan pada cat sablon (karena sablon digital tidak menggunakan cat sablon) tapi pada jenis kertas transfernya. Sudah banyak variasi dari kertas transfer yang dijual, namun tetap saja kita harus pintar memilih-milih kertas transfer apa yang bagus, sebab kekuatan dari sablon digital salah satunya terletak dari kualitas kertas transfernya. Berikut adalah variasi dari berbagai jenis kertas transfer :

•Bahan Rubber
Bahan ini biasanya adalah bahan umum yang biasa dipergunakan dalam sablon digital. Sama seperti namanya maka bahan rubber ini bersifat elastis dan ketika di pegang akan terasa, berbeda seperti cat sablon manual yang bersifat waterbase dimana tidak terasa saat di raba sebab sifatnya yang meresap dalam kain baju. Jika sablon rubber sifatnya hanya menempel pada kain baju sehingga ketika di raba akan terasa. Untuk masalah peminat pun berbeda-beda, ada yang suka dengan hasil tinta waterbase yang dianggap lebih alami karena menyatu dengan kaos namun ada pula yang lebih menyukai sablon rubber sebab terlihat hasil dari desain yang disablonnya.

•Bahan Flock/ Beludru Digital
Jika sablon manual ada hasil sablonan yang terasa kasar dengan butiran-butiran kecil maka di sablon digital pun ada. Jika pada proses manual, sablon beludru dihasilkan dengan menaburkan atau menyemprot butiran-butiran beludru pada lapisan atas gambar sablon yang sudah diberikan lem maka pada sablon digital, butiran-butiran beludru sudah menempel pada kertas transfer tersebut. Namun, untuk menjaga butiran beludru tetap bagus terdapat lapisan plastik tipis di bagian atas kertas transfer. Saat proses pressing, maka lapisan plastik tersebut dapat dilepas dan jadilah desain dengan sablon beludru anda.

•Bahan Glow In The Dark
“Menyala Dalam Kegelapan”, yapp… ini salah satu produk yang bisa dibilang inovatif sebab terlihat heboh saat dalam keadaan gelap. Mungkin ini pula yang menjadi ide dari salah satu merk yang mempopulerkan desainnya yang dapat menyala dalam gelap (bukan promisi loh…). Sebenarnya menyalanya desain tersebut bukan karena diberi lampu (bisa repot kalau dipakai nanti), tapi dari pemilihan warna dan sifat dari kertas tranfer yang akan terlihat bercahaya ketika dalam keadaan gelap. Seperti sifat mata kucing yang bersinar ketika gelap.

•Bahan Foil
Bahan ini seperti aluminium yang mengkilap dan biasanya hanya warna-warna tertentu saja yang ada yaitu seperti emas atau perak.

•Bahan Flek
Bahan ini adalah bahan yang umum digunakan untuk sticker. Jika menggunakan bahan ini, maka kita tidak dapat bermain pada warna-warna gradasi karena bahan flek ini sudah terdapat warnanya sehingga tidak perlu warna desain diprint lagi pada bahan ini. Tinggal menggambar lalu di potong dengan mesin cutting.

Soo… Jangan mengira sablon digital tidak bisa menunjang ide kreatif kita…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s