Cara Pasang Sticker Agar Awet

Secara umum stiker bisa di bagi menjadi dua bentuk, yaitu :

  1. Stiker Biasa (Non-Cutting), adalah stiker yang umum sering kita lihat ada di kendaraan atau tempat lainnya. Karakteristik stiker ini terdiri dari 2 buah bahan yaitu kertas stiker tempat stiker itu menempel sebelum terpasang di media tempel (seperti kaca/tembok) dan stiker itu sendiri. Untuk pemasangannya hanya tinggal di lepas dari kertas stikernya lalu langsung ditempelkan pada media tempel yang akan menjadi tempat stiker tersebut terpasang.
  2. Stiker Cutting (Cutting Stiker), adalah stiker yang hasilnya akan terpisah-pisah pada setiap bagiannya sebab melalu proses pemotongan (cutting). Karakteristik stiker ini terdiri dari 3 buah bahan yaitu kertas stiker tempat stiker itu menempel sebelum terpasang, stiker itu sendiri dan lapisan transparan untuk proses pemasangan.

Pemasangan stiker model biasa.

  1. Bersihkan media tempel dari debu dengan menggunakan kain kering.
  2. Lepas stiker dari kertas stiker secara perlahan namun jangan langsung dilepas semua, lepaskan setengah bagian saja.
  3. Tempelkan stiker yang sudah dilepas tadi ke media tempel lalu tempelkan seluruh stiker secara perlahan sampai semua stiker terpasang di media tempel.
  4. Hal yang perlu diingat, ketika proses 3 dilakukan dan ada bagian stiker yang telah tertempel di media tempel terlihat menggelembung karena ada udara maka jangan dipaksakan melepas semua stiker.
  5. Buka kembali stiker yang tertempel di media tempel sampai udara tersebut tidak ada lagi lalu tempel kembali secara perlahan sampai semua tertempel tanpa ada bagian yang terlihat menggelembung sebab bagian yang menggelembung tadi dapat membuat stiker tidak menempel kuat pada media tempel.
  6. Bersihkan stiker yang telah tertempel tadi dengan kain setengah basah tapi jangan terlalu lama.
  7. Stiker dengan bahan yang bermutu akan tahan terhadap air dan panas selama 1 tahun lebih dan warna stiker tidak menjadi pudar atau terlepas.

Pemasangan stiker model cutting stiker.

  1. Bersihkan media tempel dari debu dengan menggunakan kain kering.
  2. Untuk melepas stiker harus dengan posisi yang benar dan perlahan, balikkan sisi stiker sehingga posisi kertas stiker ada di atas dan lapisan transparan ada di bawah.
  3. Lepas bagian kertas stiker sehingga stiker menempel pada lapisan transparan. Lakukan secara perlahan sehingga semua kertas stiker terlepas dari stiker tapi tetap menempel pada lapisan transparan.
  4. Jangan dipaksa ketika ada bagian stiker yang menempel pada kertas stiker dan sulit untuk di lepas. Biarkan dahulu dan coba lepas kertas stiker dari sisi lainnya sehingga bagian yang sulit terlepas tadi akan terlepas jika dari sisi yang lain.
  5. Tempelkan stiker yang sudah terlepas dari kertas stiker tadi pada media tempel, namun tetap ada lapisan transparan di bagian atasnya.
  6. Tekan seluruh bagian stiker yang sudah tertempel pada media tempel secara merata.
  7. Jika stiker sudah menempel semua pada media tempel maka selanjutnya lepaskan lapisan transparan pada stiker.
  8. Dalam hal perlakuannya, stiker model cutting ini sebaiknya jangan ditumpuk atau di tekan ketika belum terpasang sebab stikernya bisa menempel di kertas stiker dan ketika di lepas akan menjadi sulit.

Pembersihan Stiker.

  1. Lepas stiker secara perlahan dengan menggunakan tangan.
  2. Jangan pergunakan benda tajam untuk menghindari tergoresnya media tempel.
  3. Jika tertinggal bekas lem pada media tempel, cukup pergunakan sedikit minyak kayu putih (jangan dengan air) lalu oleskan pada bekas lem dengan menggunakan kain yang lembut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s